Make your own free website on Tripod.com

Arwana Buktikan Sambas Aman Arwana Tepis Image Sambas Tak Aman

 

Pontianak, AP Post

Arwana telah membuktikan kiprahnya di blantika musik Indonesia. Grup yang berada dibawah bendera "Sony Music" ini telah menghasilkan dua album yakni "Asa" dan "Nadi Khatulistiwa". Kedua album tersebut sudah terjual puluhan ribu copi dan mendapat tempat yang begitu hangat di hati para penikmat musik Indonesia. Tak terkecuali di kampung halamannya sendiri.

 

KETIKA mendengar Arwana akan "balik kampung", respon masyarakat cukup besar. Terbukti sambutan warga cukup antusias untuk menyaksikan pagelaran itu, terutama bujang dare Pontianak. Mereka tak menyangka akan melihat langsung Arwana beraksi dengan alunan irama pop yang bernuansa etnis daerah dan vokal yang memang asyik untuk didengar. Yang biasanya hanya mereka lihat gaya dan kemampuannya dilayar kaca, kini Arwana tampil menghibur publik Pontianak yang sekian lama haus akan hiburan, seiring krisis yang melanda bangsa ini. Apalagi dengan konflik yang beberapa waktu lalu sempat membuat situasi Kalbar  mencekam akibat terjadinya konflik antar etnis, yang efeknya terdengar sampai ke sekop nasional. Termasuklah di kalangan dunia entertainment, dimana suara-suara sumbang terdengar, Kalbar tak aman untuk diadakan sebuah pagelaran musik. Dan Arwana ingin mematahkan mitos tersebut, dan datanglah mereka ke bumi khatulistiwa ini menyapa para penggemarnya. 

Kedatangan kelompok yang beranggotakan enam orang cowok, Yudhi Chaniago (drum, vokal), Hendri Lamiri (violin, vokal), Yan Mahmud (gitar akuistik, vokal), Nono Sutomo (bass), Wansyah (lead gitar) dan Delsi Ramadhan  (keyboard) yang tak mau menambah personil cewek di grupnya karena nantinya berubah nama menjadi Arwani, begitu kata Yan vokalis Arwana sambil tertawa, seakan menjadi obat diwaktu sakit dan haus diwaktu dahaga. Setidaknya itulah yang terlihat dari penampilan group ini di Kafe Tanggui, Auditorium Untan dan Kabupaten Sambas. Dimana antusias penonton dalam menyaksikan pertunjukkan bisa terlihat, aplusan yang begitu tinggi dan besar diberikan kepada group kampungnya ini. "Bukan karena Arwana berasal dari Pontianak, namun karena kemampuan Arwana sendiri memang patut diacungkan jempol."

Pihak penyelenggara dua bersaudara, Suhardiman dan Gunawan, menyatakan walau ada sedikit rasa khawatir melihat situasi sebelumnya yang terjadi di Kalbar, namun dengan tekad dan rasa optimis, mereka yakin penyelenggaraan show akan sukses dan berjalan aman. "Kami lakukan ini bukan tujuan politis, tapi semata-mata memberikan hiburan kepada masyarakat," ujar mereka seraya menyatakan pengamanan tetap dilakukan meski dalam porsi yang biasa.

Tekad penyelenggara maupun Arwana sendiri yang menyatakan siap untuk tampil demi menghibur masyarakat, memang membuktikan hal itu. Dengan menampilkan hits-hits mereka seperti Kunanti, Angsa putih, Asa dan Kepang Kampung dalam setiap penampilan yang mereka gelar, masyarakat memang terlihat sangat antusias sekali menyambut group ini. Walaupun dengan antusias yang tinggi yang disertai nyanyian dan jeritan histeris serta jingkrakan mengikuti irama musik yang dibawakan, mereka terlihat mampu mengendalikan diri. Sehingga konser yang digelar menjadi suatu hiburan yang bisa dinikmati secara utuh. Selain  penonton terlihat tertib, keributan walaupun itu kecil dan insindentil tak terjadi dalam setiap pargelaran yang mereka lakukan. 

Apalagi dalam penampilan Arwana di Sambas, mematahkan image yang selama ini menyatakan daerah Pantai Utara itu "tak aman", karena dalam penampilan mereka yang digelar di lapangan sepakbola Gabsis dihadiri lebih kurang 10 ribu penonton, meski yang membeli karcis tak lebih dari dua ribu, akhirnya mampu mementahkan image tersebut.

Ternyata, konser "mudik kampung"  Arwana berhasil menghibur para penggemar musik Arwana. Hal itu terlihat  penonton banyak ikut bernyanyi mengikuti alunan nada. Arwana sendiri mengucapkan rasa terima kasihnya yang sangat besar kepada seluruh warga Kalbar  atas sambutan luar biasa yang diberikan terhadap pagelaran mereka kali ini, begitu pula mereka yang telah membeli kaset-kaset Arwana. Mereka sangat bangga, bahwa musik mereka dapat diterima dengan baik oleh semua kalangan masyarakat. Tak terkecuali seorang nenek-nenek yang saat Arwana mentas di Sambas, menyempatkan diri untuk datang jauh-jauh nun dari pelosok desa hanya untuk bertemu dengan mereka.

"Saya tak menyangka,  Arwana bukan hanya digemari oleh kaum-kaum muda saja, tetapi juga oleh orang tua," ungkap Yan terharu seraya menyebutkan Arwana akan 'balik kampung' lagi setelah album ketiganya nanti beredar di khasanah musik Indonesia serta menyatakan tekad Arwana akan  go international.(ast/mel/rah)