Make your own free website on Tripod.com

Gubernur HA Aswin Kunjungi RSU Bethesda

Wawasan Kesehatan Perlu Paradigma Sehat

Serukam, AP Post

Gubernur HA Aswin menegaskan misi pemerintah pada sektor kesehatan di masa reformasi ini sudah jelas yaitu pembangunan berwawasan kesehatan dan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Untuk mencapai visi dan misi tersebut ada empat strategi yang diterapkan. Salah satu diantaranya adalah paradigma sehat, yakni promosi dan pencegahan kesehatan akan lebih diperhatikan, seperti penemuan penderita HIV/AIDS, serta pelayanan imunisasi.

Penegasan ini disampaikannya saat temu wicara dengan keluarga besar RSU Bethesda Serukam Kabupaten Bengkayang, Kamis (24/6). Turut mendampingi Ny Sri Kadarwati Aspar Aswin, Pj Bupati Bengkayang Drs Jacobus Luna, Wakil Bupati Sambas Drs Usman Sood, Kakanwil Kesehatan dr HM Torisz,MPH, Kakanwil BKKBN dr Budiyanto dan Ketua DPRD Sambas Ridwan Nawawi.

Rombongan yang melakukan kunjungan kerja sehari di RSU Bethesda ini diterima Ketua BPH Yayasan Pelayanan Kesehatan dan Sosial Bethesda (YPKSB) OT Simatupang, Direktur RSU Bethesda dr Husin Basir,MSc.PH,Mkes, pendiri RSU Bethesda Wendell Geary,MD dan sejumlah pengurus yayasan.

Menurut Gubernur, selain paradigma sehat strategi lainnya adalah desentralisasi. "Apabila desentralisasi telah berjalan dengan baik maka peranan swasta akan semakin besar dan pemerintah hanyalah bertugas untuk mengarahkan saja," tutur Gubernur. Strategi ketiga berupa profesionalisme, semua pelayanan kesehatan semakin hari harus semakin profesional dan selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat yang ditunjang dengan sistem manajemen yang baik.

"Dan terakhir adalah JPKM atau Jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan JPKM ini pelayanan kesehatan suatu saat nanti akan mencakup semua lapisan masyarakat dan RSU Serukam yang telah mempunyai nama yang cukup baik akan menjadi rumah sakit swasta yang terdepan," tandas Gubernur.

Menyinggung tentang persoalan kesehatan yang tengah dihadapi masyarakat Kalbar di tengah krisis saat ini, Gubernur Aswin mengakui pembangunan di bidang kesehatan yang telah berhasil ditingkatkan, ternyata belakangan ini kondisinya agak menurun. "Hal ini secara realitas dapat dilihat dalam kehidupan masyarakat, yakni semakin banyaknya saudara-saudara kita yang kembali tergolong menjadi keluarga Pra KS dan KS I," ungkap Gubernur.

Ketidakberdayaan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari menyebabkan kemampuan mereka untuk memelihara dan menjaga kesehatannya menjadi semakin berkurang akibat tingkat kesehatan mereka juga ikut menurun. "Sehubungan dengan itu pada kesempatan ini saya sangat mengharapkan kepada seluruh jajaran kesehatan agar melakukan kerjasama lintas sektor secara terus menerus, khususnya kepada RSU agar lebih meningkatkan kinerjanya sehingga dapat memberikan ruang gerak yang cukup luas bagi masyarakat untuk berperan secara aktif dalam berbagai upaya di bidang kesehatan," tandasnya.

Kedokteran Untan

Dalam temu wicara ini, salah seorang staf RSU Bethesda melontarkan usulan dibentuknya Fakultas Kedokteran Umum di Universitas Tanjungpura. Dengan demikian keberadaan SDM yang mengerti dan faham dunia kedokteran semakin dekat dengan masyarakat daerah. Menanggapi hal ini Gubernur HA Aswin mengungkapkan gagasan ini pernah pula muncul beberapa tahun lalu. Bahkan pernah langsung diteruskan kepada pemerintah pusat.

"Kita pernah lontarkan usulan ini. Karena fakultas kedokteran hanya ada di Jawa. Namun rupanya pemerintah pemerintah memiliki keterbatasan sarana dan prasarana. Sebab untuk mendirikan fakultas ini biayanya mahal. Tidak hanya pemerintah, swasta juga tidak mampu," ujar Aswin. Akhirnya, pemerintah menunjuk salah satu universitas di Kalimantan, yakni Univesitas Lambung Mangkurat-Kalimantan Selatan, untuk pendirian fakultas kedokteran pertama di Kalimantan. Beberapa putra Kalbar kemudian "dititipkan" di fakultas tersebut.

Dijelaskan Aswin, selain masalah biaya penentuan akreditasi juga menjadi penghambat pendirian Fakultas Kedokteran di Untan. "Kita belum mampu menentukan akreditasi kala itu. Tapi menurut saya, untuk masa-masa yang akan datang tidak tertutup kemungkinan Untan akan memiliki fakultas kedokteran," ucapnya.

Sebelum melakukan temu wicara, Gubernur beserta rombongan meninjau sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki rumah sakit yang berdiri Februari 1974 ini. Kunjungan kerja dimaksudkan pula untuk meninjau kesiapan rumah sakit serta puskesmas di daerah dalam menyukseskan program Kalbar Sehat 2010.

Sementara itu PJ Bupati Bengkayang Drs Jacobus Luna mengharapkan kunjungan Gubernur ini dapat lebih memberikan motivasi kepada masyarakat daerah, khususnya warga RSU Bethesda Serukam Kecamatan Samalantan untuk lebih meningkatkan darma baktinya, baik bagi pelayanan kesehatan maupun pembinaan kesehatan serta keluarga berencana. (bob)